2. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Secara fisik, Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) terdiri atas empat pasang dawai medium.
Secara fisik, Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) terdiri atas empat pasang dawai medium.
Kabel Coaxial atau lebih populer dikenal deangan (coax) terdiri atas konduktor silindris melingkar, yang mengelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. untuk LAN, kabel koaksial dapat dijalankan dengan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh di antara node network
3. Hitung Network dan Host dari IP Address 172.168.11.5/23
IP Address = 172.168.11.5
= 11111111.11111111.11111110.00000000
Network = 2^ Host = 2^h-2
= 2^7 = 2^9-2
= 128 network = 510 host
4. Urutan Kabel Straight
ujung a = putih orange, orange, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih coklat, coklat.
ujung b = putih orange, orange, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih coklat, coklat.
5. Hub
adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk
menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat
optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan.
Kelebihan :
1. Bekerja secara half-duplex, mengulang sinyal yang masuk ke seluruh port yang ada pada hub tersebut
Jika penghubungnya memakai Hub, maka data yang dikirim dari Komputer1
akan dikirim ke semua komputer (Komputer2, Komputer3, Komputer4, dan
Komputer5), dan nanti masing-masing komputer akan mengecek data itu
dikirimkan kepada siapa, karena dikirim kepada Komputer5, maka yang lain
hanya mengabaikannya.
Kekurangan :
1. Membutuhkan kabel tersendiri untuk berjalan.
2. HUB hanya memiliki satu collision control untuk semua port yang
memungkinkan dapat terjadinya bentrok/tabrakan data karena transmisi
data hanya dikontrol oleh satu collision.
3. Hanya dapat menggunakan kabel straight, jadi bila ingin menggunakan
kabel cross yang sudah ada harus diubah menjadi kabel straight terlebih
dahulu.
4. Membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memeriksa suatu paket.
6. Core
layer adalah tulang punggung (backbone) dari jaringan. Lapisan ini
biasanya di gunakan untuk menghubungkan jaringan ke internet. Core layer
bertanggung jawab atas lalu lintas dalam jaringan. Dalam lapisan ini
data – data diteruskan secepatnya dengan menggunakan motode dan protokol
jaringan tercepat (high speed).
7.1. Kelebihan Topologi Ring
- Mudah dalam hal perancangan dan pengimplementasiannya
- Biaya installasi topologi ring cenderung lebih murah
Dibandingkan topologi lainnya misalnya topologi bus, topologi ring
memiliki peforma koneksi yang lebih baik meskipun dengan aliran data
yang berat sekalipun.
- Topologi ring juga dinilai lebih hemat kabel.
2. Kekurangan Topologi Ring
- Jika terjadi kesalahan dalam satu node atau titik bisa mengakibatkan
kesalahan dalam seluruh jaringan. Biasanya perusahaan yang menerapkan
topologi ini menggunakan cincin ganda atau double ring untuk
mengantisipasi permasalahan tersebut.
- Jika ingin mengembangkan jaringan, maka proses terkesan kaku. Ini
karena pemindahan, penambahan dan pengubahan perangkat akan mempengaruhi
semua jaringan.
- Kinerja komunikasi dalam jaringan topologi ring sangat bergantung
dengan jumlah titik atau node yang terdapat dalam jaringan. Semakin
banyak titik tentu akan semakin lama proses pengiriman datanya.
8.Peer to Peer pada Windows 7
Pengaturan IP di Komputer 1
Pengaturan Workgroup
10. Klik “Change” untuk mengatur nama komputer dan menyamakan Network Group dengan nama “WORKGROUP”.
11. nama komputer (optional) dan beri nama Workgroup, tekan tombol “OK” kemudian restart kedua komputer tersebut.
Penamaan Workgroup
Advance Sharing Settings
9. Standarisasi Kabel UTP
1. Hidupkan kedua laptop tersebut.
2. Sambungkan kabel LAN yang telah dibuat dengan sistem crossover tadi pada masing-masing Laptop.
3.Kl kanan icon network pada taskbar kemudian pilih “Open Network and Sharing Center”.
4. jendela berikutnya, klik “Change adapter setting”
Network Adapter Setting
5. Klik kanan pada Local Area Connection kemudian pilih “Properties”
Setting Proprties
6. jendela properties pilih Internet Protocol 4 (TCP/IPv4) kemudian klik
Properties untuk mengatur IP Address. IP Address tidak boleh sama
supaya tidak terjadi “IP Conflict”. IP Address untuk komputer-1 adalah
192.168.1.5 dan IP Address untuk komputer-2 adalah 192.168.1.6. Untuk
Subnet Mask keduanya diisi dengan 255.255.255.0. Langkah ke-4 sampai
ke-7 dilakukan di masing-masing komputer (Laptop).
Pengaturan IP di Komputer 1
Pengaturan Workgroup
8.Mas ke “System and Security” pada Control Panel kemudian pilih “System”
Pengaturan sistem dan keamanan
10. Klik “Change” untuk mengatur nama komputer dan menyamakan Network Group dengan nama “WORKGROUP”.
11. nama komputer (optional) dan beri nama Workgroup, tekan tombol “OK” kemudian restart kedua komputer tersebut.
Penamaan Workgroup
12. Setelah di-restart, masuk lagi ke Control Panel untuk mengatur “Advance Sharing”.
Advance Sharing Settings
13. Agar kedua komputer dapat saling mendeteksi dan dapat mengakses file
atau folder tertentu, atur opsi sharing seperti gambar di bawah.
9. Standarisasi Kabel UTP
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yang sering digunakan untuk jaringan
komputer adalah kabel UTP categori 5 (UTP Cat 5) yang secara praktis
dapat mendukung transfer data sampai 100 Mbps. UTP Cat 5 terdiri dari 4
pasang kabel berwarna atau 8 kabel tunggal. Warna-warna kabel tersebut
adalah sbb:
Pasangan 1: Putih-Biru dan Biru
Pasangan 2: Putih-orange dan Orange
Pasangan 3: Putih-Hijau dan Hijau
Pasangan 4: Putih-Coklat dan Coklat
10. Konversi Bilangan Binary ke Desimal



















